Francis Karel, musisi lokal yang sukses jadi penulis lagu artis dunia

Francis Karel Lumbangaol alias Francis Karel bukan sekadar musisi biasa yang mencoba peruntungan di industri musik. Nama musisi kelahiran Jakarta, 6 November 1998 ini sudah cukup diperhitungkan di level internasional berkat kemampuannya menulis lagu untuk deretan bintang dunia. Beberapa nama besar yang pernah menggunakan karyanya antara lain Jin BTS, SHINee, Colton Dixon, Drew Louis, Louis Knight, hingga Seven Lions.
Karier Francis yang bisa menembus pasar global ini tidak didapat secara instan. Sejak kecil, ia memang sudah memiliki cita-cita kuat untuk terjun ke dunia musik. Menariknya, Francis sudah mulai menulis lagu sejak usia 12 tahun. Meski sudah tahu ingin berkecimpung di industri musik saat SMA, jalannya sempat terhambat karena kedua orang tuanya sempat menentang keputusannya untuk masuk sekolah musik.
Perjuangan Kuliah sampai ke Amerika Serikat
Francis tidak menyerah begitu saja saat keinginannya bersekolah musik sempat ditolak. Setelah melalui diskusi yang panjang lebar dengan keluarganya, ia akhirnya berhasil meyakinkan keluarga. Francis pun masuk ke jurusan Songwriting di Los Angeles College of Music (LACM).
Perjalanannya diawali dari sebuah kesempatan magang untuk mengambil konten sejumlah artis. Dari pengalaman magang itulah, ia mendapatkan koneksi yang membukakan jalan kolaborasi sebagai penulis lagu. Saat itu, Francis memperdengarkan karya-karyanya kepada pihak label yang ternyata sedang mencari talenta dari Asia Tenggara untuk bekerja sama dengan koneksi mereka di New York.
Kesempatan itu membawa Francis terbang ke New York pada tahun 2016. Di sanalah ia pertama kali berkolaborasi dengan para penulis lagu di sana. Berdasarkan saran dari rekan-rekannya di New York yang menganggap LA sebagai pusat bagi para penulis lagu, Francis akhirnya memutuskan untuk menetap dan menempuh pendidikan tinggi di kota tersebut.
Kembali ke Indonesia dan Tetap Go International
Setelah menjalani masa perkuliahan sambil terus menulis lagu yang berhasil menembus musisi dunia, Francis memutuskan untuk pulang ke Indonesia pada tahun 2026. Kepulangannya ini menandai langkah baru untuk mulai aktif berkarier di tanah air. Salah satu bentuk kontribusinya saat ini adalah menulis sekaligus merilis lagu untuk saudari-saudarinya, yaitu Maura dan Michelle.
Meski sudah menetap di Indonesia, Francis tidak memutus hubungannya dengan industri musik luar negeri. Ia mengaku tetap menjalankan sesi penulisan lagu melalui Zoom agar tidak perlu terlalu sering bepergian. Salah satu aktivitas internasionalnya, ia pernah menghabiskan waktu selama seminggu untuk menulis lagu di China.
Jejak Karya Pribadi dan Diskografi
Selain menjadi sosok di balik layar bagi artis dunia, Francis Karel juga produktif merilis karya atas namanya sendiri. Ia telah meluncurkan berbagai lagu sejak tahun 2018, dimulai dengan "Little Boy" pada 2018, diikuti "Low" pada 2019, serta rentetan lagu di tahun 2021 seperti "You're Too Close", "Fall", "Another", dan "I Don't Know How I Much I Like You".
Kreativitasnya terus mengalir di tahun 2022 dengan perilisan lagu "Like All My Friends", "Better Now", "Crash & Burn", dan "Seeing Other People". Ia kemudian merilis "In a Month or So" pada 2024 dan lagu terbarunya "Purple Skies" pada 2026. Selain lagu tunggal, Francis juga telah merilis dua EP, yaitu Handle with Care pada 2022 dan Crash & Burn pada 2023. Semua karya ini bisa dinikmati oleh para penggemusnya melalui berbagai platform musik digital.
Jujur saja, bisa nulis lagu buat member BTS itu levelnya udah bukan main-main lagi, ya kan?
